Pages

Tuesday, July 10, 2012

Mengukur Status Gizi dengan Z Score

Klasifikasi Status Gizi dengan Z Score

Klasifikasi status gizi balita menurut World Food Programme (2005), secara sederhana dapat diketahui dengan membandingkan antara berat badan menurut umur maupun menurut tinggi badan dengan rujukan (standar) yang telah ditetapkan. Variabel BB dan TB tersebut di sajikan dalam tiga indikator antropometri, yaitu BB/U, TB/U serta BB/TB. Angka BB dan TB setiap balita di konversikan kedalam bentuk nilai terstandar yaitu standar deviasi atau Z-score. Z-score adalah deviasi nilai individu dari nilai rata-rata (Median) populasi referensi, dibagi dengan standar deviasi referensi populasi (WFP, 2005).


Rumus perhitungan Z-score :
Z-SCORE = measured value – median of reference population / Standard deviation of the reference population

Berikut adalah klasifikasi Malnutrisi Untuk Indikator BB/TB, TB/U dan BB/U Berdasarkan Z-score (Sumber: WFP, 2005).

Adequate (Gizi baik)    ; Z-score values -2 < Z-score < +2
Moderately malnourished (gizi kurang) : Z-score values    -3 < Z-score < -2
Severely malnourished (gizi buruk) Z-score values Z-score < -3

Indikator BB/U mencermin massa tubuh relatif terhadap umur kronologis. BB/U yang rendah digambarkan sebagai ringan (underweight) sebagai akibat dari kehilangan berat badan. BB/TB yang rendah digambarkan seperti kurus (wasting) yang muncul juga akibat kehilangan berat badan. Sedangkan TB/U adalah ukuran pertumbuhan linier yang dicapai dan digunakan sebagai indeks status gizi/ kesehatan masa lalu. TB/U yang rendah didefinisikan sebagai pendek (stanting) dan mencerminkan proses patologis yang melibatkan kegagalan untuk mencapai potensi pertumbuhan linier (WHO, 1995).

Refference : World Food Programme (WFP), 2005. A Manual: Measuring and Interpreting Malnutrition and Mortality.